PRE Europa League: Austria Wien vs AC Milan
Indra Kurniawan | Kamis, 14 September 2017 | 02:04 WIB

Cekskor.com - AC Milan akhirnya merasakan kembali nikmatnya berkompetisi di level Eropa setelah absen selama empat musim beruntun. I Rossoneri, yang finis di peringkat keenam Serie A 2016/2017, harus melewati babak III kualifikasi dan playoff sebelum menapak di fase grup Europa League 2017/2018. 

Pasukan Vincenzo Montella tampil hebat dengan mencetak clean sheet dan melesakkan 10 gol. Milan menang agregat 3-0 atas klub Rumania CS U Craiova di babak III kualifikasi dan 7-0 atas klub Macedonia KF Shkendija di playoff. 

Sejumlah pemain anyar Milan semisal Ricardo Rodriguez, Franck Kessie, Patrick Cutrone, Andre Silva, dan Leonardo Bonucci memperlihatkan level permainan mumpuni. Performa apik ini berlanjut dengan dua kemenangan di Serie A, masing-masing atas Crotone 3-0 dan Cagliari 2-1. 

Mirisnya, pada laga terakhir, Milan dihajar 1-4 oleh Lazio pada giornata 3 Serie A di Olimpico, pekan lalu. Kekalahan ini seperti menjadi alarm buat Montella bahwa I Rossoneri masih dalam proses pembangunan sebuah tim dengan mayoritas pemain baru. 

Apa pun, Cutrone menjadi pemain yang paling menonjol. Pemain berusia 19 tahun ini total telah melesakkan empat gol dari enam penampilannya di seluruh kompetisi musim ini. 

Wajar, Montella bakal bergantung lagi pada ketajaman Cutrone saat menyambangi Austria Wien pada matchday 1 Grup D Europa League di Ernst-Happel Stadion, Vienna, Kamis (14/9) atau Jumat (15/9) dinihari WIB. 

Wien tampil lebih meyakinkan daripada Milan. Seperti Milan, Wien juga harus menjalani playoff. Dan, ini dimenangi pasukan Thorsten Fink dengan agregat 2-1 setelah sempat tertinggal 0-1 dari Osijek di markas sendiri. 

Namun, pada laga terakhirnya, Die Veilchen diimbangi Wolfberger AC 2-2 di Ernst-Happel, pekan lalu. Hasil ini menempatkan mereka di peringkat keempat klasemen Bundesliga Austria. 

Die Vielchen bertekad musim ini lebih bagus di Europa League setelah musim lalu gagal melewati fase grup yang dihuni AS Roma Astra Giurgiu, dan Viktoria Plzen. 

Wien dan Milan belum pernah bertemu sebelumnya. Tak ayal, ini membuat Montella dan Fink harus meraba kekuatan lawan dengan mengacu pada laga masing-masing sebelumnya. 

Yang pasti, Fink tak bisa memainkan kiper utama, Robert Almer, gelandang bertahan Tarkan Serbest, gelandang tengah Vesel Demaku, gelandang serang Alexander Grunwald, dan pemain sayap Lucas Venuto karena cedera. 

Montella cuma kehilangan Andrea Conti akibat cedera engkel. Montella mungkin akan melakukan rotasi pemain setelah kekalahan telak dari Lazio. Ia juga harus menaruh perhatian khusus kepada pemain Wien, Rapahel Holzhauser, yang telah mencatat dua gol dan tiga assist dari enam partai Bundesliga Austria. 

PRAKIRAAN PEMAIN 

WIEN (4-3-3): Hadzikic; Klein, Westermann, Kardiri Mohammed, Martschinko; Holzhauser, Lee, Prokop; Tajouri, Pires, Friesenbichler

MILAN (4-3-3): Donnarumma; Abate, Romagnoli, Bonucci, Antonelli; Locatelli, Kessie, Montolivo; Suso, Kalinic, Borini

PREDIKSI

WIEN 45-55 MIILAN

Meski mendapat guncangan hebat akibat kekalahan dari Lazio, Milan tetap layak difavoritkan menuai poin penuh di Vienna. Kemenangan telak dan clean sheet di babak III kualifikasi dan playoff membuktikan mental para pemain besutan Montella telah terasah di level Eropa meski sebagian besar dari mereka baru bergabung di Milan. 

Sekarang tinggal bagaimana Montella merotasi sejumlah pemain yang terlihat kurang maksimal saat digebuk Lazio. Bahkan, meski kemungkinannya sangat kecil, Bonucci yang tampil buruk kontra Lazio diistirahatkan. Montella hanya harus memaksimalkan kekuatan lini tengah dan lini depan Milan yang melempen di hadapan Lazio. 

Wien memang tampil bagus di awal musim ini. Namun, mereka kerap kesulitan menghadapi tim-tim besar Eropa. Satu-satunya faktor yang membuat Wien sedikit bisa mengimbangi Milan nanti adalah bermain di markas sendiri.

Statistika mencatat, meski sempat tertinggal 0-1, Wien masih bisa membalikkan keadaan sebanyak 8% di hadapan publik sendiri. Namun, ini diimbangi oleh statistika Milan, yakni memenangi 91% pertandingan di mana mereka telah unggul 1-0 lebih dulu. So, bila I Rossoneri bisa mencetak gol lebih dulu, mereka berpeluang besar menang di Vienna meski dengan margin tipis.

(CS/Indra)

Klasemen
Jadwal TV