Cekskor.com - Heat menepis trauma Final NBA 2010/2012. Setahun lalu, pasukan Erik Spoelstra sempat memimpin 2-1, tapi akhirnya kalah 2-4 dari Dallas Mavericks. Tapi, tahun ini, Heat sukses memperlebar keunggulan jadi 3-1 atas Thunder hingga Game IV, Selasa (19/6) malam atau Rabu (20/6) pagi WIB.
Heat mengamankan Game IV di kandang sendiri, AmericanAirlines Arena, dengan kemenangan 104-98. Padahal, James tak bermain sebaik 3 game sebelumnya. Ia hanya mampu melesakkan 26 poin.
Jauh di bawah torehan point guard Thunder Russell Westbrook dengan 43 angka. Meski begitu, buruknya permainan James boleh jadi akibat kram kaki setelah terjatuh di kuarter 4.
Namun, James menutupi ‘ketumpulannya’ dengan rentetan assist. Tercatat, MVP 2011/2012 itu melakukan 12 assist yang menjadi terbanyak di game itu. Tapi, jebloknya penampilan James sedikit ter-cover Dwyane Wade dan Mario Chalmers yang sama-sama menyumbang 25 poin.
Mirisnya, Thunder besutan Scott Brooks gagal memanfaatkan kurang geregetnya permainan James. Selain Westbrook, Kevin Durant tercatat sebagai pengumpul poin terbanyak Thunder dengan 28 angka.
Thunder membuang keunggulan 17 poin di kuarter 2. Tak cuma itu, selain Westbrook dan Durant, para punggawa Thunder lainnya seperti kehabisan nafas di kuarter 4. Sebab, hanya Durant dan Westbrook yang mendulang poin untuk Thunder di 16 menit terakhir game.
Apa pun, Heat berpeluang menjuarai NBA 2011/2012 jika memenangi Game V di AmericanAirlines Arena, Kamis (21/6). Dalam sejarah NBA, tak pernah ada tim yang gagal juara setelah unggul 3-1. (CS/07)
Zlatan Ibrahimovic tak mau menjamin masa depannya bakal terus bersama Paris Saint-Germain.
Robbie Keane akhirnya diperbolehkan menghadapi Inggris oleh LA Galaxy.
Zlatan Ibrahimovic merasa orang-orang Italia lebih gila sepak bola daripada di Spanyol dan Prancis.
Vitali Klitschko direncanakan duel wajib dengan Bermane Stivernes dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat WBC.
Lucas Martin Matthysse yang lagi naik daun langsung mendapat lawan berikutnya: Danny Garcia.